Kamis, 10 April 2014

Waktu Yang Sia-sia

 


Sang guru tiba ditepi sungai. Dipinggir sungai itulah tinggal seorang fakir. Banyak orang yang berziarah kesana untuk mendengar ajaran dari si fakir. Orang bilang bahwa orang fakir tersebut mampu berjalan diatas air.
Setelah bertegur sapa, sang guru bertanya “Berapa lama kau berlatih hingga mampu berjalan di atas air?”
Dengan bangga sang fakir menjelaskan mtode yang dipelajarinya selama 25 tahun, bahkan ia harus berlatih selama berjam-jam setiap harinya,
Berkatalah sang guru kepada fakiritu, “engkau berkorban begitu banyak untuk dapat berjalan diatas air. Pernahkah engkau bayangkan betapa banyak perbuatan baik yang dapat engkau lakuka selama 25 tahun daripada menghabiskan waktu untuk mempelajari sesuatu yang dapat dilakukan setiap orang dengan sebuah perahu?”

Sumber: buku bukan untuk dibaca, hal 237